ComeBack Gurlll:)
Udah rapi ku ketik biar agak sor bacanya, tpi klo udh di publikasikan nanti trus
jadi kek tulisan bejejer kesana dan kemari, sukaknya la situ yaa ga taranju ngetiknyaa hohohoh.
Halohaa kamuuuu...
Apa kabarr???
Udah lama ga ngebacot disini, mweheehehehehe
Gimana hari-harinya genks? makin kesana makin kesini ya? (gatau ini maksudnya
kekmana wkwkw)
OKEDEH GPP BIASANYA GITU KAN? okela kalo 'pura-pura kuat itu ga
enak' (asssiyaapp besteiigghh) kalo ga campur-campur amburadur or suasana, mood kalian,
rencana, masalah and the others. its okey to not be okey gaziee? azzeekkk
Oiya jangan berekspektasi dolooo yunolaa gabut saya ya gini.
Lagi ga bahas apa-apa siii.
Ya seperti biasa ga jauh-jauh dari yang terlewat, terlihat, terbaca terdengar, cerita dari teman-teman
tentang perempuan.
Aku baca salah satu yang sedang trending di twt
Aku nonton langsung di TikTok.
Secara verbal maupun enggak tindakan tersebut
Dimana itu menyebabkan trauma yang mendalam, yekannn??.
Kadang perempuan tersebut bisa jadinya berpikir gini:
'kok aku diciptakan ga berguna ya?'
'kok hidupku ga se-enak perempuan-perempuan lain ya?'
'kok pa'ar ku kasar ya ke aku?'
'kalo udahta bakal ngalamin yang kekgini, kok aku dilahirkan ya?'
'kok ayah-ayah orang lain bisa sedekat, sesayang itu ya sama anak perempuannya?'
dn banyak deehhhh
Ya gimana enggak, sekeliling, lingkungan pertemanan, masyarakatnya bisa dikatakan'tidak mendukung', 'toxic' atau apalah itu yaa
Jangan pernah main-main sama kesehatan mental, guyss!
Orang yang udah memiliki rasa trauma itu sulit udah kembali ke normalnya.
Sesering apapun dia ke psikolog, kejadian itu akan pasti selalu terngiang-ngiang di benak si penerima 'kejadian kasar' tersebut.
Eaaa sok iya kali yakan akuu huhuuuu. Eitss kan dari awal udah kubilang nge-BACOT hahahaaa
yodalaa keknya gitu dulula penuisa tudeyyy sodara-sodarakuu
semangatlah kalian eh enggak deng, kita maksudnya eakk.
Medan, 05 Juli 2022. 11:33:)
Komentar
Posting Komentar