Keseimbangan Perempuan & Laki-Laki-
Hai gais
Apa kabarrr?
Jangan lupa stay safe and stay happy, guys!
Eitss bentar bentar
Aku ngetik ini rapi kok beneran tapi gatau kalo udah ku publikkan seperti yang lagi teman-teman baca jadi berantakan sampe sekarang pun aku belum menemukan solusinya tapi aku pengen nulis hari ini because situasinya pas untuk di ceritakan.
Barusan habis nonton podcast kak Putri Tanjung dengan Bu Sri Mulyani, (nama channel youtube: CXO Media) kalian bisa nonton langsung.
But before it, sebelum nonton youtube tadi habis rapat untuk Natal jurusan kami dengan beberapa kakak tingkat. Sebelumnya juga udah rapat beberapa kali sesama panitia (kebetulan panitia natal tahun ini dipegang angkatan 20) cuman katingnya tidak ikut bergabung karna khusus panitia.
Trus saat rapat tadi, kating nanyanya gini,
“dari beberapa kepanitiaan yang kujalani dari tahun ke tahun baru kali ini ketua,sekretaris,bendahara dan beberapa koordinator itu di pegang perempuan,dan laki-lakinya dimana gitu”
kurang lebihnya seperti itu.
Trus balik ke podacast kak Putri dan Bu Sri Mulyani,,
Kesamarataan ataupun keseimbangan perempuan dan laki-laki sering sekali diberi “discount” terhadap perempuan.
Diibaratkan seorang laki-laki memakai sepatu yang kanan tinggi dan sepatu yang dikenakan di kaki kiri pendek gak bakalan balance.
Disaat perempuan cerewet, laki-laki memberi kalimat pasti lagi PMS.
Pertanyaan kak Putri kepada bu Sri Mulyani: gimana cara kita untuk berkontribusi untuk bisa mensupport other women di Indonesia?
Tau apa tanggapan Bu Sri Mulyani? Yang pertama, kita menyadari bahwa perempuan itu hampir semua dipengambilan keputusan itu seperti di kabinet meskipun makin banyak perempuan di posisi yang mungkin tidak dianggap ‘traditionally’ adalah perempuan udah mulai banyak, kalau kita lihat didalam corporate work, work of director itu yang peempuan juga biasanya 1 dari 5, didalam work of commissioner biasanya 1 dari 5 itupun kalaupun ada, kadang-kadang male gitu ya.
Jadi didalam semua statistik itu menggambarkan bahwa perempuan itu masih minority. Tapi disisi lain, ada beberapa perempuan yang bisa mengambil posisi atau melaksanakan berbagai fungsi itu, NAH KITA BERARTI IKUT BANGGA.
Perasaan apakah anda sebagai perempuan ikut bangga gak nanggepin kaya gitu KARENA ITU BERARTI BISA KEMUDIAN BISA MENGINSPIRE, MEMPENGARUHI yang tadinya kita sebagai perempuan merasa tidak mampu atau gak pantas atau am I good enough.
YASHHH!!
Dan sampai sekarang patriarki itu masih ada disaat pemilihan dari kepanitiaan,ketua organisasi, and the others.
Untuk semua perempuan di luar sana, kita berhak memimpin dengan arti tidak menjadikan saran atapun kritik ataupun perbaikan dari laki-laki menjadi avalable.
Semangat untuk kita semua perempuan.
Kesetataraan gender masihlah ada!
Thank you udah baca blog aku.
Kan kann jadi gak mantap bacanya karna ga rapi ya? Aku ngetiknya senyaman mungkin biar nyaman juga dibaca tapi apa boleh buat๐.
Sidikalang, 21 September 2021 (23:59))
Komentar
Posting Komentar